19 وَّاَنَّهٗ لَمَّا قَامَ عَبۡدُ اللّٰهِ يَدۡعُوۡهُ كَادُوۡا يَكُوۡنُوۡنَ عَلَيۡهِ لِبَدًا Wa annahuu lammaa qaama 'adul laahi yad'uuhu kaaduu yakuunuuna 'alaihi libadaa Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan shalat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya. Tafsir Tafsir Surah Al-Jin Surah Al-Jin adalah surah Makkiyah, yaitu surah yang diturunkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebelum Nabi berhijrah ke kota Madinah ([1]). Adapun Topik dari surah ini adalah untuk menunjukkan kemuliaan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang tidak hanya diutus untuk umat manusia, namun juga untuk bangsa jin. Dan untuk menegaskan bahwa tidak ada […] Ayat 19 QS. Al-Jinn Ayat 19 وَّاَنَّهٗ لَمَّا قَامَ عَبۡدُ اللّٰهِ يَدۡعُوۡهُ كَادُوۡا يَكُوۡنُوۡنَ عَلَيۡهِ لِبَدًا Wa annahuu lammaa qooma 'adul laahi yad'uuhu kaaduu yakuunuuna 'alaihi libadaa Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan shalat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya. Juz ke-29 Wa annā lammā sami'nal-hudā āmannā bih (ī), famay yu'mim birabbihī falā yakhāfu bakhsaw wa lā rahaqā (n). Sesungguhnya ketika mendengar petunjuk (Al-Qur'an), kami pun beriman kepadanya. Maka, siapa yang beriman kepada Tuhannya tidak (perlu) takut akan pengurangan (pahala amalnya) dan tidak (takut pula) akan kesulitan (akibat wa annā lammā sami'nal-hudā āmannā bih, fa may yu`mim birabbihī fa lā yakhāfu bakhsaw wa lā rahaqā. Dan sesungguhnya ketika kami (jin) mendengar petunjuk (Al-Qur'an), kami beriman kepadanya. Maka barangsiapa beriman kepada Tuhan, maka tidak perlu ia takut rugi atau berdosa. 14. وَإِذْ صَرَفْنَآ إِلَيْكَ نَفَراً مِّنَ الْجِنِّ يَسْتَمِعُونَ الْقُرْءَانَ. (And (remember) when We sent towards you (Muhammad ﷺ) a group of the Jinn (quietly) listening to the Qur'an.) (46:29) There is no doubt that when so many shooting stars began appearing in the sky, it وَّاَنَّهٗ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللّٰهِ يَدْعُوْهُ كَادُوْا يَكُوْنُوْنَ عَلَيْهِ لِبَدًاۗ ࣖ 19 ⇧ Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu berdesakan mengerumuninya. Jin al-Arqam. Jin al-Arqam adalah salah satu jin Nashibin yang mendengar bacaan Nabi saw. [1] Ibnu Hajar menuturkan, dalam Tafsirnya Ismail ibn Abi Ziyad menyebutkan dari Ibnu 'Abbas tentang firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika kami hadapkan kepadamu (Muhammad) serombongan jin yang mendengarkan bacaan Al-Qur'an, maka ketika mereka menghadiri 63t1.